IQNA

Haji Hussein Malek, seorang pedagang, pecinta budaya dan seni Iran, mendirikan ranah Perpustakaan Nasional dan Museum Malek dari sekitar tahun 1278 di kota suci Masyhad dan setelah beberapa saat memindahkan koleksi tersebut ke rumah ayahnya di pasar Bainal Haramain di Tehran, supaya dimanfaatkan oleh para cendekiawan dan ulama. Kemudian pada tahun 1316, berdasarkan wakaf, ia mempersembahkannya ke haram suci Imam Ridha (as). Museum Nasional Malek tersusun dari 6 koleksi koin, karya seni, pernis, karpet, perangko, papan lukisan. Karya berharga kaligrafi dan ribuan manuskrip atau litografi yang sangat indah, terutama Alquran. Bangunan museum ini terletak di kompleks kebudayaan di meidan Mashq di Tehran, setiap hari menjamu para penggemar budaya, seni, dan sejarah pribumi ini.