IQNA

8:14 - June 06, 2019
Berita ID: 3473164
IRAN (IQNA) - Banyak perempuan non-Muslim dari berbagai negara telah bergabung dengan kampanye "Tantangan Hijab di Bulan Ramadan" sejak awal Ramadan dan mereka telah mengenakan hijab untuk melawan Islamofobia.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Anadolu, ribuan perempuan di seluruh dunia telah tampil dengan mengenakan busana dan hijab di komunitas selama bulan Ramadan untuk melawan Islamofobia dan pandangan negatif tentang hijab.

Nazma Khan,  perempuan muslim Amerika, yang mendirikan Hari Hijab Internasional mengatakan: “Perempuan di Belarus, Brasil, Kanada, Jerman, Malaysia, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat untuk dua tahun berturut-turut telah berpartisipasi dalam kampanye "Tantangan Hijab di Bulan Ramadan.”

Dia mengatakan bahwa dalam kampanye ini, dengan mengundang perempuan dari berbagai agama untuk mengenakan hijab, dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang hijab dan menghadapi kesalahpahaman tentang hal itu.

Nazma Khan menambahkan: “Sejumlah perempuan partisipan dalam tantangan hijab selama bulan Ramadan, selain didorong untuk mengindahkan hijab, melangkah lebih jauh lagi, dan memutuskan untuk berpuasa Ramadan.”

"Di dunia yang didominasi oleh Islamophobia, kampanye ini membantu kami memiliki kepercayaan diri," kata Sonia Rakhsar Zahiruddin, seorang perempuan muslim India.

Hari Hijab Internasional pertama kali diselenggarakan pada 1 Februari pada 2013 atas saran Nazma Khan, di mana perempuan dari agama lain didorong untuk mengenakan hijab dalam mendukung perempuan muslim.

 

http://iqnanews.ru/fa/news/3816620

Nama:
Email:
* Komentar Anda: