IQNA

6:52 - June 26, 2019
Berita ID: 3473209
INDIA (IQNA) - Rilis sebuah video 10 menit pemukulan Muslim oleh seorang pria Hindu di India sekali lagi mengangkat masalah peningkatan kejahatan kebencian agama di negara itu.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Aljazeera, polisi India mengatakan, mereka menangkap satu orang dan mencari pelaku kejahatan lainnya setelah perilisan video pemukulan terhadap Muslim tersebut.

Pemukulan dan penganiayaan seorang Muslim, yang meninggal karena parahnya luka-luka, adalah contoh kekerasan yang muncul dari kebencian beragama di negara ini.

Dalam video berdurasi 10 menit ini, beberapa pria di kota Kharsawan di provinsi Jharkhand, Tabriz Ansari, pemuda berusia 24 tahun dipukuli dengan tuduhan pencurian. Mereka juga mengikatnya di tiang lampu dan memaksanya untuk meneriakkan kata "Salam Dewa Rama (dewa Hindu)".

Seorang pejabat polisi mengatakan, mereka memukuli Ansari selama 12 jam. Muslim muda ini meninggal di rumah sakit pada hari Ahad karena parahnya cedera.

Harsh Mander, anggota Kampanye Karawan-e Mohabbat, yang membantu melindungi para korban kekerasan yang muncul dari kebencian, mengatakan bahwa ada ruang yang dapat memungkinkan terjadinya kekerasan semacam itu di seantero negara.

Baru-baru ini dirilis sebuah laporan bahwa, di bawah kepemimpinan perdana menteri saat ini, Narendra Modi, kekerasan dan diskriminasi terhadap minoritas terutama Muslim, telah meningkat. Laporan itu mengatakan serangan yang menargetkan orang-orang non-Hindu di India telah meningkat dengan alasan melindungi sapi yang dikultuskan dalam agama ini. Pemerintah India telah membantah laporan ini.

 

http://iqna.ir/fa/news/3822223

Kunci-kunci: India ، Kekerasan ، Muslim
Nama:
Email:
* Komentar Anda: