IQNA

10:21 - January 09, 2019
Berita ID: 3472804
SURIAH (IQNA) - Markas pengamat HAM Suriah mengabarkan tewasnya 32 orang dalam konflik kekerasan ISIS dengan pasukan Demokrat Suriah di timur negara ini.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs surat kabar Lebanon an-Nahar, Markas pengamat HAM Suriah yang berafiliasi dengan oposisi, melaporkan bahwa kelompok teroris ISIS mulai menyerang pasukan Demokratik Suriah di timur Suriah pada hari Ahad (6/1), dengan memanfaatkan badai pasir dan cuaca buruk.

Menurut laporan itu, sejauh ini, 23 gerilyawan pasukan demokratik Suriah dan 9 anggota ISIS telah tewas dalam bentrokan itu.

Berita lain di Suriah menunjukkan, seorang pembom bunuh diri yang berafiliasi dengan ISIS meledakkan dirinya di sebuah pangkalan militer yang berafiliasi dengan Kurdi di Raqqa, yang mengakibatkan seorang warga sipil tewas dan sejumlah tentara terluka.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, dan bahwa serangan itu menargetkan markas besar yang berafiliasi dengan Kurdi di Raqqa, yang menewaskan 17 orang dan melukai beberapa orang.

Menurut pernyataan itu, pelaku bom bunuh diri itu adalah Abu Abdullah al-Shami, yang awalnya menggunakan senjata dan meledakkan rompi bom bunuh dirinya.

Pasukan demokratik Suriah, yang dipimpin Kurdi, yang didukung Suriah, setelah mengusir ISIS dengan dukungan Amerka pada tahun 2018 mengontrol timur laut Suriah.

Raqqa telah menyaksikan bom dan ranjau, yang menyebabkan penduduk terbunuh atau terluka, dan ISIS bertanggung jawab atas mayoritas serangan tersebut.

 

http://iqna.ir/fa/news/3779554

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda: